Site menu
Tag Board
Our poll
Rate my site
Total of answers: 5
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Monday, 18 Dec 2017, 0:29 AM
Welcome Guest

Blog istiqomah cinta

Home » 2011 » June » 29 » KISAH 'ALQAMAH
4:06 AM
KISAH 'ALQAMAH

Telah dikisahkan bahwa pada zaman Nabi saw ada seorang pemuda bernama 'Alqamah. Dia seorang pemuda yang giat dan rajin dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, rajin shalat, puasa dan suka bersedekah. Maka Suatu ketika dia  sakit keras, lalu istrinya mengirim utusan kepada Rasulullah saw untuk memberitahukan kepada beliau akan keadaan 'Alqamah. Maka Rasulullah saw-pun mengutus Ammar bin Yasir, Shuhaib dan Bilal untuk melihat keadaannnya. Beliau bersabda : Pergilah ke rumah 'Alqamah dan talqin-kan (ajarkan) untuk mengucapkan kalimat : La Ilaaha Illallaah ”Akhirnya mereka berangkat kerumahnya, ternyata saat itu Alqamah sudah dalam keadaan naza’, maka segeralah mereka men-talqin-nya, namun ternyata lisan 'Alqamah tidak bisa mengucapkan La ilaha illallah. Langsung saja mereka laporkan kejadian ini pada Rasulullah saw. Maka Rasulullah pun bertanya : Apakah dia masih mempunyai kedua orang tua? Ada yang menjawab : Ada wahai Rasulullah, dia masih mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta. Maka Rasulullah saw mengirim utusan untuk menemuinya, dan beliau berkata kepada utusan tersebut : Katakan kepada ibunya 'Alqamah : Jika dia masih mampu untuk berjalan menemui Rasulullah saw maka datanglah, namun kalau tidak, maka biarlah Rasulullah yang datang menemuimu. Tatkala utusan itu telah sampai pada ibunya Alqamah dan pesan beliau itu disampaikan, maka dia berkata : Sayalah yang lebih berhak untuk mendatangi Rasulullah saw.

 

Maka dia pun memakai tongkat dan berjalan mendatangi Rasulullah saw.

Sesampainya di rumah Rasulullah, dia mengucapkan salam dan Rasulullah pun menjawab salamnya.

Lalu Rasulullah bersabda kepadanya : Wahai ibu Alqamah : Jawablah pertanyaanku dengan jujur, sebab jika engkau berbohong, maka akan datang wahyu dari Allah yang akan memberitahukan kepadaku, bagaimana sebenarnya keadaan putramu Alqamah?

Sang ibu menjawab : Wahai Rasulullah, dia rajin shalat, puasa dan senang bersedekah.”

Lalu Rasulullah saw bertanya lagi :  Apa perasaanmu padanya?

Dia menjawab : Saya marah kepadanya Wahai Rasulullah.”

Rasulullah bertanya lagi : Kenapa?”

Dia menjawab : Wahai Rasulullah, dia lebih mengutamakan istrinya dibandingkan saya dan diapun durhaka kepadaku.

Maka Rasulullah saw bersabda : Sesungguhnya kemarahan sang ibu telah menghalangi lisan 'Alqamah, sehingga tidak bisa mengucapkan syahadat.

Kemudian beliau bersabda : Wahai Bilal, pergilah dan kumpulkan kayu bakar yang banyak.”

Si ibu berkata : Wahai Rasulullah! Apa yang akan engkau perbuat?

Beliau menjawab : Saya akan membakar 'Alqamah dihadapanmu.

Dia berkata lagi : Wahai Rasulullah , saya tidak tahan kalau engkau membakar anakku dihadapanku.

Maka Rasulullah menjawab : Wahai Ibu Alqamah, sesungguhnya azab Allah lebih pedih dan lebih langgeng. Kalau engkau ingin agar Allah mengampuninya, maka relakanlah anakmu Alqamah, demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, shalat, puasa dan sedekahnya tidak akan memberinya manfaat sedikitpun selagi engkau masih marah kepadanya,”

Maka dia berkata : Wahai Rasulullah, Allah sebagai saksi, juga para malaikat dan semua kaum muslimin yang hadir saat ini, bahwa saya telah ridha pada anakku Alqamah.

Rasulullah pun berkata kepada Bilal : Wahai Bilal, pergilah kepada 'Alqamah dan lihatlah apakah dia sudah bisa mengucapkan La Ilaaha Illallaah ataukah belum?  Barangkali ibu 'Alqamah mengucapkan sesuatu yang bukan berasal dari dalam hatinya, barangkali dia hanya karena malu kepadaku.

Maka, Bilal pun berangkat, ternyata dia mendengar 'Alqamah dari dalam rumah mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah. Maka Bilal pun masuk dan berkata : Wahai sekalian manusia, sesungguhnya kemarahan ibu Alqamah telah menghalangi lisannya sehingga tidak bisa mengucapkan syahadat, dan ridhanya (ibunya) telah menjadikan 'Alqamah mampu mengucapkan syahadat.

Kemudian, Alqamah pun meninggal dunia saat itu juga. Maka, Rasulullah melihatnya dan memerintahkan untuk dimandikan lalu dikafani, kemudian beliau menshalatkannya dan menguburkannya,

Lalu, di dekat kuburan itu beliau bersabda : Wahai sekalian kaum Muhajirin dan Anshar! Barangsiapa yang melebihkan istrinya daripada ibunya, dia akan mendapatkan laknat dari Allah, para malaikat dan sekalian manusia. Allah tidak akan menerima amalannya sedikitpun kecuali kalau dia mau bertobat dan berbuat baik pada ibunya serta meminta ridhanya, karena ridha Allah tergantung pada ridha ibunya  dan kemarahan Allah tergantung pada kemarahan ibunya pula.

Kemudian kita memohon taufiq kepada Allah agar mendapatkan ridha-Nya dan jauh dari murkan-Nya. Sesungguhgnya Dia Maha Pemurah dan Maha Kasih Sayang. (Kitab Al-Kabaair, bab Hajr Aqaarib, Al-Maktabah Asy-Syamilah, juz : hal. 16)

Views: 394 | Added by: suhadi | Tags: KISAH 'ALQAMAH | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Log In
Search
Calendar
«  June 2011  »
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
Entries archive
Site friends
  • uCoz Community
  • uCoz Manual
  • Video Tutorials
  • Official Template Store
  • Best uCoz Websites